Selasa, 30 Desember 2014

Bisikan Qalb/ hati | Syekh Abdul Qadir al-Jailani


Dalam riwayat ‘Abdullah ibn Mas’ud r.a disebutkan bahwa tiap hati itu memiliki dua pembisik, yakni malaikat dan iblis.

Malaikat membisiki perbuatan-perbuatan baik dan membenarkan kebenaran.

Sementara iblis membisiki berbagai keburukan dan mendustakan kebenaran, dan melarang kebaikan.

Dari itu al-Hasan al -Bashri mengatakan bahwa ada dua keinginan yang bergejolak dalam hati manusia, yakni keinginan yang berasal dari Allah dan keinginan yang berasal dari setan. Dan pada kedua keinginan itu, kita semua berdoa semoga Allah senantiasa mengasihi para hamba-Nya yang tegar dalam memperjuangkan keinginan-Nya sehingga apa yang datang dari Allah, ia laksanakan, dan apa yang datang dari musuh-Nya, selalu ia lawan.

“Sesungguhnya kejahatan itu dari (bisikan) setan yang tersembunyi.”(QS. An-Nas [114]:4).

Imam Mujahid menjelaskan, setan berjalan-jalan di dalam hati manusia. Ketika manusia ingat Allah, setan akan bersembunyi dan menyusut. Akan tetapi, jika hati mereka lalai, setan bergembira ria dan membisiki berbagai kejahatan. Sebagaimana firman Allah Azza Wa Jalla bahwa setan itulah yang membisikkan (kejahatan) ke dada manusia (QS An-Nas [114]:5).

Menurut Muqatil, setan yang membisiki kejahatan pada manusia tidak lain, wujudnya serupa dengan babi dan menggantung di dalam hati serta jasad manusia. Ia mengalir di dalam tubuh seperti aliran darah di dalam nadi. Ketika manusia lupa dan lalai, ia membisiki kejahatan di hatinya hingga hatinya terkuasai. Akan tetapi jika hamba tersebut mengingat Allah, setan akan lari terbirit-birit dan keluar dari tubuhnya.

‘Ikrimah menjelaskan bahwa bisikan setan pada laki-laki ditiupkan di hati dan kedua matanya, sedangkan pada perempuan di kedua matanya saat ia menatap, dan di pantatnya, saat ia berpaling ( membelakangi).

Sumber : Tafsir Al-Jailani, Menyelami Kisah dan Makna Ta’awwudz, Basmalah, Tobat, dan Takwa (dari : Majalis fi Mawa’izh al-Qur’an wa al-Alfazh al-Nubuwwah; Syekh Abdul Qadir al-Jailani).[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar